Budaya Cina ini Masih Melekat di Jakarta lho!

Saat ini negara Cina merupakan negara yang paling mendominasi di dunia. Selain memiliki satu keajaiban dunia yaitu Tembok Raksasa, jumlah penduduk Cina sungguh sangat banyak. Melimpahnya populasi Cina ini menyebabkan banyak masyarakat Cina yang berimigrasi ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tidak sedikit masyarakat Cina yang menikah dan membina keluarga dengan masyarakat pribumi. Pernikahan antar ras tersebut melahirkan akultrasi budaya, dimana pengaruh kebudayaan Cina masuk dan bersatu ke kebudayaan Indonesia. Persatuan kebudayaan ini dapat terlihat dari perkembangan kuliner juga bangunan-bangunan yang ada di Indonesia. Di Jakarta, kamu bisa menemukan bukti persatuan budaya tersebut dari bukti sejarah berikut:

1.) Gedung Candra Naya

Gedung Candra Naya Dulu

Bangunan Cina antik ini dibangun pada abad ke-18. Dahulu, bangunan ini dimiliki oleh pedagang yang kaya raya dari Cina bernama Khouw Tian Sek. Cagar Budaya ini terletak di Jalan Gajah Mada No. 118, Jakarta Barat. Uniknya, bangunan ini terletak di tengah-tengah gedung tinggi lainnya di area tersebut. Bentuk klasik bernuansa Cina kuno dari bangunan tua ini masih dipertahankan dan sangat menarik untuk dikunjungi.

Gedung Candra Naya Sekarang

Menurut para ahli, Gedung Candra Naya ini memiliki nilai sejarah yang sangat berharga dan sudah seharusnya gedung ini dipertahankan. Namun usai Perang dunia kedua, suatu organisasi bernama Sin Ming Hui yang merupakan suatu menggunakan tempat ini sebagai tempat kegiatan sosial, seperti klub fotografi, klinik kesehatan, hingga perkumpulan olahraga. Kemudian organisasi Sin Ming Hui mengganti nama tempat ini menjadi Tjandra Naja yang sekarang berubah menjadi Candra Naya.

2.) Pecenongan

Wisata Kuliner Pecenongan

Suasana kuliner yang otentik dengan Cina bisa kamu temukan di Pecenongan, di Jalan Juanda. Sejak dulu, mayoritas warga yang menghuni kawasan ini merupakan warga keturunan Tionghoa. Hal ini membuat daerah Pecenongan dibanjiri oleh rumah makan khas Cina. Meskipun saat ini restoran Cina sudah menjamur di berbagai kawasan di Jakarta, namun kuliner Cina yang berada di Pecenongan sungguh khas dan klasik. Salah satu rumah makan khas Cina yang terkenal di daerah ini adalah Rumah Makan Kwang Tung yang sudah berdiri sejak tahun 2003. Tempat makan ini tidak pernah sepi pengunjung, karena buka 24 jam sehingga bisa dinikmati untuk sarapan, makan siang dan makan malam.Sayangnya, harga makanan di sini agak lebih mahal dari standar. Tapi tidak perlu khawatir! Kamu tetap bisa berkeliling di sepanjang jalan Pecenongan dan menemukan banyak kuliner murah. Jika kamu malas keluar rumah, sekarang kamu bisa pesan kuliner online kok! Sekarang kamu sudah bisa pesan makan online, atau pesan voucher diskon di rumah makan tertentu, seperti di Groupon Disdus, Blibli, dan lain sebagainya!

3.) Festival Barongsai

Festival Barongsai

Biasanya Festival Barongsai diadakan pada hari-hari tertentu, misalnya untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek, dan Cap Go Me. Festival Barongsai memang heboh karena suara tabuhan drum yang menggema mengiringi tarian Barongsai besar yang melompat dan meliuk-liukkan tubuhnya. Biasanya festival ini di selenggarakan di Mall atau tempat yang ramai dikunjungi para wisatawan.

Menarik kan?!! Padahal di atas ini hanyalah 3 (tiga) kebudayaan dari segudang warisan kebudayaan Cina di Jakarta saat ini loh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s